PONOROGO – (Ahad, 21 Desember 2025). Semangat kreativitas dan sportivitas terpancar dari wajah-wajah ceria santri TK Fullday School Hadlonah Darussalam. Minggu, 21 Desember 2025, “Ceria Nada Hadlonah Darussalam” tim drum band kebanggaan sekolah ini resmi berpartisipasi dalam ajang bergengsi Bumi Reyog Marching Competition VII (BRMC-VII) 2025 yang digelar di GOR Singodimejo, Ponorogo. BRMC VII 2025 merupakan kompetisi marching band terbuka yang diikuti oleh berbagai unit dari lintas jenjang pendidikan. Sejak pendaftaran dibuka pada 5 Oktober 2025 lalu, antusiasme peserta sangat tinggi. Kompetisi ini sebagai wadah pengembangan bakat seni musik dan gerak sejak dini, memperkenalkan seni Marching Band secara lebih luas kepada Masyarakat serta membangun rasa percaya diri dan kerja sama tim bagi para peserta.
Acara yang berlangsung meriah ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Satbinmas Polres Ponorogo, guna memastikan kegiatan berjalan positif bagi perkembangan karakter generasi muda. Dalam penampilannya, “Ceria Nada Hadlonah Darussalam” berhasil memukau penonton dan juri dengan kostum yang apik serta harmoni nada yang selaras. Meski masih di jenjang pendidikan anak usia dini, para siswa menunjukkan disiplin dan keahlian yang luar biasa di lapangan. “Keikutsertaan kami dalam BRMC VII bukan sekadar soal kompetisi, tapi tentang melatih mental, keberanian tampil di depan publik, dan mengasah motorik anak-anak melalui seni musik,” ujar Luthfi, guru pendamping tim Ceria Nada Hadlonah Darussalam. Bumi Reyog Marching Competition sendiri telah menjadi agenda rutin tahunan yang dinanti-nantikan di Kabupaten Ponorogo. Sebagai salah satu kegiatan paling bergengsi, BRMC menjadi panggung bagi para atlet marching band untuk menampilkan aksi-aksi memukau, teknik perkusi yang solid, serta visual yang estetik.
Berkat kerja keras dan latihan disiplin, para siswa cilik ini berhasil membuahkan hasil yang membanggakan. Bersaing dengan berbagai unit marching band dari berbagai sekolah di Ponorogo, TK Fullday School Hadlonah Darussalam sukses menyabet juara di beberapa kategori yang diperlombakan. Diantaranya Juara 3 Analisa Musik, Juara 3 Jeneral effect, Juara 3 Display Showmanship, Juara 3 Colour Guard, Juara 3 Gita Pati dan Juara 3 Kostum. Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh serta bimbingan dari para pelatih dan guru. BRMC VII 2025 sendiri memang dirancang sebagai ajang terbuka untuk mengembangkan bakat seni sekaligus memperkenalkan dunia marching band kepada masyarakat luas.
Ceria Nada Hadlonah Darussalam membuktikan bahwa usia dini bukan halangan untuk mencetak prestasi di level kabupaten. Acara ini ditutup dengan meriah, meninggalkan kesan mendalam bagi para orang tua dan penonton yang memadati GOR Singodimejo. Pihak sekolah menyatakan bahwa prestasi ini merupakan bonus dari proses belajar anak-anak. Fokus utama tetap pada pembentukan karakter, kerja sama tim, dan keberanian anak untuk tampil di depan publik. Dengan berakhirnya partisipasi di BRMC VII ini, diharapkan para siswa TK Fullday School Hadlonah Darussalam semakin termotivasi untuk terus berkarya dan mengukir prestasi di masa depan. (zie/tkhd)

